Alloh Maha Besar! Ledakan pipa gas milik Pertamina di lokasi lumpur Lapindo, jalan Tol Porong-Gempol KM 38 pada 22 November 2006 malam yang menewaskan 13 orang masih menyimpan misteri.
Ada yang mengejutkan sesaat api melumat tanggul di sekitar pusat semburan lumpur tersebut.
 
Seorang pekerja di bagian drainase Timnas Lumpur Lapindo yang sedang memantau pembuangan lumpur di Pond 4, bernama Samuel Johnson Sutanto, secara tidak sengaja mengabadikan jilatan api yang cukup mencengangkan. Bagaimana tidak! Tanpa disadarinya, hasil bidikan fotografer amatir itu menunjukkan keagungan Alloh Yang Maha Esa.  Api yang membumbung setinggi hampir 1 kilometer itu ternyata sempat membentuk lafal Alloh dalam tulisan Arab. Selain itu, api itu juga menunjukkan gambar logo lama perusahaan minyak negara, PT Pertamina: kuda laut. Foto tersebut bukanlah hasil rekayasa alias dijamin asli. 

Pria berumur 26 tahun yang juga pemeluk Katolik taat ini mengambil foto-foto jilatan api pipa gas Pertamina itu dengan kamera digital poket Sony 7,1 Mega Pixel dari jalan tol Porong KM 40 di kawasan Desa Besuki, Porong, Sidoarjo dan berjarak sekitar 700 meter dari sumber ledakan. Dia menjepret jilatan api ledakan pipa gas Pertamina di luapan lumpur Lapindo secara asal-asalan saja beberapa kali. Dari sekian foto koleksinya, hanya ada satu foto yang memperlihatkan jilatan api itu mirip lafal Alloh. Fenomena alam yang aneh bin ajaib ini merupakan suatu peringatan bagi umat manusia yang selama ini sudah merusak keseimbangan alam sejak masa lalu dan juga peringatan kepada para pemimpin negeri ini untuk lebih memikirkan kepentingan rakyat dan ingat kepada Tuhannya.  Mungkin saja Alloh juga mengingatkan kepada
Pemerintah RI supaya cepat menanggulangi luapan lumpur karena korbannya sudah terlalu banyak, namun penanggulangannya masih jalan di tempat saja.
  Momentum ini hendaknya dapat digunakan oleh semua pihak untuk kembali menata hatinya masing-masing. Kalau seorang pemimpin, sebelum memimpin negara harus menata hatinya dulu sebelum menata Negara. 

Sumber : Detik.com 

Iklan